Saturday, November 06, 2010

Sebuah Kepolosan, Sebuah Kebijaksanaan

Aneh dan lucu, dua hari yang lalu saya mengajar di kelas yang saya walikan. Kebetulan saya mengajar bidang studi Bahasa Inggris dan sebagai wali kelas saya tentunya tidak semata-mata hanya memberi sajian materi kepada anak-anak namun dalam kapasitas sebagai wali kelas saya bertanggungjawab pengarah,pendidik sehingga anak-anak dapat memiliki akhlak dan kepribadian yang baik.

Kebetulan hari ini materinya adalah tentang 'gratitude expression' ungkapan terimakasih. Setelah saya memaparkan ungkapan apology dalam bahasa internasional itu maka saya mencoba mengarahkan mereka untuk mengimplementasikan materi yang saya ajarkan dalam sebuah teks percakapan. Nah, sudah barang tentu sebelum ke inti 'gratitude expression' adalah semacam basa-basi dalam percakapan yang dlakonin oleh dua orang tersebut. Jadi salah satu basa-basinya yaitu pertanyaan 'what do you want to be?' atau dalam bahasa persatuan kita, Bahasa Indonesia 'apa cita-citamu?'. Sebelum mereka 'practice' untuk 'pronounce' maka saya melemparkan beberapa pertanyaan kepada mereka; 'anak-anak siapa yang bercita-cita jadi guru?', hampir
setengah dari kelas hunjuk tangan (wow, angka yg cukup fantastis!) dulu waktu saya masih di bangku SMP, seperti mereka, jarang sekali dari kami yang memuiliki cita-cita sebagai seorang guru. Sebuah keanehan. Sebagian lagi ingin
jadi dokter, perawat, juga ada 1 orang mau jadi petani, 1 orang mau jadi tentara (ketua kelasnya)tapi tdk
ada yang mau jadi polisi (ini cita-cita saya dulu yang tidak didukung oleh orangtua). Terakhir saya bertanya: 'Siap mau jadi anggota DPR?' tak seorangpun yang menghunjuk tangannya. Lalu, saya bertanya: 'Kenapa kalian tidak ingin jadi anggota DPR'? Dengan bijak mereka jawab: 'Kami tidak mau jadi 'anggota' pak??!! dan salah seorang menjawab lagi 'kami tidak ingin korupsi'. Wah, saya tergelitik mendengarnya dan senyam-senyum menahan tawa. Sungguh sebuah kebijaksanaan dalam kepolosan anak-anak.


Thursday, January 14, 2010

New Year 2010, New Job, New Spirit

Bertepatan menyambut natal tahun 2009, tanggal 24 Desember berakhirlah proses pembekalan teknis para CPNSD Kabupaten Nias Selatan formasi 2008 yang dilaksanakan selama tiga hari. Saya salah seorang peserta dari tenaga pendidik. Selain tenaga pendidik, juga ada tenaga medis dan tenaga teknis. Total peserta 293 orang. Acara penutupan sekaligus pembagian SK Bupati Nisel tentang pengangkatan para CPNSD. Bagi kami menerima SK tsb mrpkn kado istimewa pada natal kali ini. Namun kami harus menunggu Surat Perintah Tugas (SPT) pada unit-unit kerja di wilayah Pemda Nisel yg akan dibagikan pd tgl 6 Januari 2010 oleh Bagian Kepegawaian Nisel. 6 Januari 2010 adalah hari yg dinanti-nanti oleh seluruh CPNSD, harap-harap cemas, ketakutan ditempatkan di unit kerja yg jauh, ke Pulau Tello atau Hibala yg konon msh wilayah administrasi Pmrnth Nisel..

Wednesday, September 09, 2009

Tidak Ada Judul

Saya bingung mau menulis apa di blog ini. Yah, supaya sedikit ramai saya akan coba menulis apa pun sekalian belajar menulis.
Sekarang mungkin orang-orang sedang nyenyak tidur atau ada yang mungkin lagi mimpi; mimpi indah atau mimpi buruk barangkali. Memang beginilah kalau dikota kecamatan, malam akan cepat sekali sunyi senyap dibandingkan dengan di kota kabupaten apalagi di kota besar seperti ibukota propinsi. Terlebih lagi kalau masalah klasik yang sudah berlangsung 2 tahun dipulau ini; pemadaman lampu PLN yang membuat semua orang mengutuk dalam hati, malam yang sunyi senyap cepat sekali berlangsung. Tapi, syukurlah malam ini tidak ada pemadaman. Tadi waktu saya sampai dirumah kulihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 01.40, kebetulan tadi selesai makan malam kawan dekat saya mengajak via SMS untuk 'olahraga malam' maen tenis meja di Puskesmas Plus yang jaraknya hanya berkisar 100 meter dari rumah. Tapi rupanya setelah selesai maen, kami keasyikan cerita bersama teman2 yang lainnya, yah sambil membangun komunikasi yang harmonis dengan beberapa orang tetangga. Makanya, sampai detik ini saya belum tidur. Tadi setelah menutup pintu depan, saya langsung ke kamarku dan mulai melihat dan meng-update status facebookku (oya, add fb saya di: albert_barani@yahoo.com) dari handphoneku karena kurang menarik maka saya coba mengunjungi blog saya dan menulis ini. Di malam yang dingin, hening dan sunyi ini hanya kedengaran suara ombak di kejauhan. Saya senang sekali dengan suasana ini. Tenang sekali, saya yakin jika suatu saat saya tidak dirumah, mungkin pergi agak jauh dari rumah, saya akan merindukan suasana seperti ini. Udah dulu ya, jempol dan mata saya udah capek dan melek nih. Saya mau tidur dulu. Selamat pagi Lahusa dan sekitarnya. It's very pleasure!

Wednesday, September 02, 2009

Pada Sebuah Titik, Aku Berhenti Mencintai

Datang entah dari mana, ketika sadar aku sudah jungkir balik karenanya

Apa aku mengundangnya? Atau anggunnya yang terlalu menggoda?

Bukan tak melawan, seringnya rasa hanya setan yang menggelitik dan kemudian pergi begitu saja

Dan kata yang meluncur, hanyalah ungkapan dari bibir yang ingin jujur

Seperti apa terbaca, seperti apa terdengar, tak lagi untuk kuterjemahkan

Hanya sebaris senyum yang ingin kulihat meski semakin jarang terlihat

Rasa ini melawanku, seolah ombak yang terus menerjang karang

Dan wajah yang kian pudar tak ingin terus kukenang

Karena aku hanya mengenal seorang gadis, dengan sebuah senyuman

Seperti waktu, dia berlalu, seperti waktu, dia berputar di kepalaku

Seperti hari, hati akan berganti

Karena pada sebuah titik, aku telah berhenti mencintai

Cara Sederhana membuat VCO

Berikut saya mencoba berbagi tips memanfaatkan sumber daya alam disekitar kita yang dapat menjadi peluang usaha rumah tangga yakni pembuatan Virgin Coconut Oil/VCO.

Bahan :
6 buah kelapa yang sudah tua
A i r
Wadah Fermentasi (Botol/Galon Aqua) tembus pandang
Ragi

Caranya :
Kelapa yang sudah diparut dicampur dengan air dan diperas santannya. Proses pencampuran kelapa dan air dapat dilakukan sebanyak kurang lebih tiga kali. Santan diletakkan dalam wadah fregmentasi dan didiamkan selama 2-3 jam.
Setelah didiamkan selama 2-3 Jam, maka akan terlihat tiga lapisan santan dalam wadah fermentasi. Lapisan paling bawah adalah air, lapisan kedua adalah skim, lapisan ketiga adalah krim. Dua lapisan dari bawah (air dan skim) dibuang. Lalu, krim tetap difermentasi selama 24-48 jam. Kemudian masukkan ragi pada krim yang akan difermentasi. Setelah 48 Jam maka akan terlihat tiga lapisan baru setelah fermentasi
yaitu : Lapisan pertama adalah air (dibuang), Lapisan kedua adalah Skim (Dapat dipanaskan menjadi Minyak makan dan Blondo) sementara lapisan ketiga (paling atas) merupakan Minyak Asli Kelapa (VCO). VCO sangat mujarab untuk mengobati bermacam penyakit hanya dengan mengkonsumsinya sebanyak 2 sendok makan saja setiap hari.

Three in One
Pengolahan hasil buah kelapa dengan cara satu kali proses fermerntasi seperti ini, dapat menghasilkan tiga hasil yaitu : VCO, Minyak makan dan Blondo.

(Dirangkum oleh Albert Halawa pada pelaksanaan Pelatihan Pertanian yang diselenggarakan oleh European Commision Humanitarian-FAO-BPPT Sumut-Holiana’a)

Selamat Mencoba, Sehat Selalu !